Strategi Bisnis Paling Efektif
guna Kantongi Kontrak

Hai, saya Asim Qureshi, CEO sekaligus co-founder Jibble. Sebelum terjun membangun software waktu dan kehadiran berbasis cloud ini, saya adalah VP di Morgan Stanley selama enam tahun. Pengalaman itu memberi saya banyak pelajaran tentang cara membangun tim dan produk yang tangguh di industri apa pun.

Misi saya sederhana: membantu bisnis jadi lebih produktif lewat strategi yang cerdas. Di artikel ini, saya mau blak-blakan soal rahasia Jibble bisa menang kontrak bernilai fantastis, padahal tim sales kami terbatas!

Jujur saja, membangun bisnis itu berat! Semua founder pasti setuju. Butuh eksekusi yang tajam, tim yang hebat, dan yang paling utama: produk yang bisa “menjual dirinya sendiri.”

Di Jibble, kami berhasil mengantongi kontrak senilai lebih dari USD 1 juta (sekitar Rp15 miliar lebih!) per tahun tanpa perlu teknik sales yang rumit. Bayangkan, perusahaan sekelas Tesla, Harvard, dan Hyundai memilih kami hanya karena kualitas produk.

Bagaimana caranya? Berikut strategi yang bisa diikuti untuk kembangkan bisnis Anda.

1. Fokuskan tim untuk bikin produk yang DICINTAI pelanggan

Anda akan sulit raih kesepakatan bisnis kalau produk tak memberikan solusi ke pelanggan. Nah, untuk menciptakan produk yang “juara”, Anda butuh tim yang tepat di belakangnya.

Di Jibble, proses rekrutmen kami sangat ketat. Tim produk kami memang kecil, tapi isinya murni para developer senior dan pakar produk yang sudah bertahun-tahun bareng kami. Mereka bukan sekadar kerja. Mereka benar-benar peduli dengan apa yang kami bangun.

Hebatnya lagi, hampir tidak ada karyawan yang resign (tingkat turnover hampir nol!) karena semuanya sudah sehati dan fokus penuh untuk bikin sesuatu yang keren.

Karena struktur organisasinya relatif kecil tanpa hierarki yang ribet, kami bisa gerak cepat. Kami jadi lebih mudah mendengarkan masukan pelanggan dan langsung memastikan software kami sesuai kebutuhan mereka.

Apa sih yang bikin pengguna sukai dari Jibble?

Jawabannya simpel: produk kami sangat mudah digunakan.

Kami benar-benar serius soal ini. Kami hadirkan user interface yang intuitif dan gampang dinavigasi. Jadi, siapa pun bisa langsung pakai, mau dia gaptek atau sudah jago.

Tapi, kemudahan itu hanya salah satu alasannya. Kami tahu bisnis butuh lebih dari sekadar alat yang simpel. Mereka butuh hasil.

Maka dari itu, Jibble dibekali fitur-fitur canggih untuk hemat waktu dan tingkatkan produktivitas, seperti pelacakan GPS, face recognition supaya absensi lebih aman, timesheet otomatis, pelacakan lembur, dan banyak lagi.

Kami selalu mendengarkan pengguna untuk terus menyempurnakan Jibble. Mau itu soal integrasi yang mulus atau laporan mendalam, setiap update dirancang untuk kasih solusi nyata.

Intinya, cuma bikin sesuatu lalu mengandalkan marketing tak akan bikin Anda sukses. Kesuksesan datang karena Anda paham kebutuhan pelanggan, membangun produk berdasarkan kebutuhan itu, dan punya tim hebat yang bisa mewujudkannya.

Coba intip foto di bawah ini! Ini dia tim Jibble yang luar biasa saat trip kami ke Istanbul kemarin!

Pertemuan tim Jibble di Turki

2. Kasih kemudahan buat cobain produk Anda

Anda pasti pernah, kan, cicipin sampel makanan gratis saat belanja di supermarket? 

Ada alasan kenapa taktik jualan “jadul” ini masih dipakai sampai sekarang. Ya, karena memang ampuh!

Konsepnya sederhana: biarkan pelanggan mencoba produknya sebelum membeli. Begitu mereka merasakan sendiri kualitasnya, kemungkinan mereka untuk beli jadi jauh lebih besar.

Percaya atau tidak, strategi bisnis ini berlaku buat produk apa saja, termasuk software.

Di Jibble, kami menyediakan paket time tracking 100% GRATIS untuk pengguna tanpa batas. Mereka bisa mencatat jam kerja, mengelola kehadiran, hingga membuat laporan tanpa biaya sepeser pun. Alhasil, mereka merasakan langsung gimana Jibble bikin kerjaan jadi lebih efisien.

Strategi ini sangat efektif buat membangun rasa kepercayaan. Jadi, perusahaan tak akan ragu buat upgrade paket saat bisnis mereka makin berkembang.

Selain itu, paket gratis ini bikin jangkauan pasar kami jauh lebih luas. Tanpa adanya hambatan, siapa pun bisa mencoba platform kami tanpa beban. Hasilnya? Nama Jibble makin dikenal luas. Peluang para pengguna gratis ini untuk berubah jadi pelanggan tetap pun makin tinggi. Benar-benar strategi win-win solution untuk semua pihak!

3. Biarkan produk Anda yang berbicara

Strategi penjualan terbaik adalah produk yang hebat.

Saya sering sekali melihat perusahaan jor-joran buang duit buat iklan dan taktik sales yang agresif. Akan tetapi, ujung-ujungnya malah susah mempertahankan pelanggan dan sulit berkembang dalam jangka panjang.

Gini, lho: iklan berbayar itu ada batasnya. Tapi, pertumbuhan organik yang didorong oleh produk berkualitas bakal terus jalan meski iklannya sudah berhenti. Saat pelanggan beneran suka, mereka bakal kasih rekomendasi ke koleganya dan setia pakai produk Anda. Ini bisa menciptakan efek domino. Pengguna baru terus berdatangan tanpa Anda harus keluar biaya tambahan sedikit pun.

Meski kami tak punya tim marketing khusus, Jibble bisa dapat kontrak dari organisasi raksasa seperti Tesla dan Harvard University. Hebatnya lagi, mereka sendiri yang datang ke kami!

Kami pernah punya pelanggan perusahaan software di AS yang awalnya cuma pakai Jibble buat satu departemen saja. Dalam hitungan bulan, mereka hubungi kami dan tanya apakah Jibble bisa dipakai buat seluruh karyawan mereka yang jumlahnya 10.000 orang!

Hal yang sama terjadi pada perusahaan konstruksi di Inggris. Manajernya mulai pakai Jibble, merasa cocok, dan akhirnya dipakai oleh 3.000 staf mereka.

Sebagian besar pengguna mulai pakai Jibble karena rekomendasi dari teman atau kolega. Saya suka menyebut orang-orang ini “Jibble evangelist”. Intinya, merekalah yang bantu “jualan” buat kami!

Inilah efek domino yang saya maksud. Kalau produk terbukti bagus, orang-orang bakal otomatis merekomendasikannya. Itulah rahasia perusahaan sukses! Tesla pun hampir tidak keluar uang buat iklan berbayar. Mobil mereka lah yang “bicara” sendiri.

Sederhananya begini: kalau produk Anda benar-benar bernilai dan bisa menyelesaikan masalah nyata, Anda tak perlu ‘memaksa’ orang buat pakai. Di situlah kekuatan rekomendasi dari mulut ke mulut bekerja. Pelanggan akan otomatis jadi tim marketing terbaik Anda. Ini akhirnya mendorong pertumbuhan organik dengan usaha yang jauh lebih minim.

4. Kasih nilai tambah di setiap kesempatan

Ingat, tugas kita tidak berhenti setelah pengguna membeli produk. Justru, itu baru permulaan! Peluang nyata untuk membangun hubungan jangka panjang dan loyalitas baru benar-benar muncul setelah transaksi terjadi.

Tim sales kami fokus utamanya bukan cuma sekadar jualan. Tugas utama mereka adalah membantu klien. Kami hadir untuk memberikan solusi atas tantangan yang mereka hadapi dan membantu menyelesaikan masalah lewat sistem kami.

Bagi kami, tak masalah kalau akhirnya mereka pilih paket gratis. Selama Jibble bisa membantu menyelesaikan masalah operasional mereka, itu sudah jadi kemenangan tersendiri buat kami.

Kami juga menyediakan akses mudah ke berbagai konten bermanfaat, mulai dari panduan mengelola jam kerja, wawasan industri, info terbaru seputar undang-undang ketenagakerjaan, sampai tutorial lengkap supaya pengguna bisa dapat manfaat maksimal dari fitur-fitur Jibble.

Strategi inilah yang bikin kami beda. Kami tak cuma jualan software. Kami membangun kemitraan. Mau itu perusahaan yang pakai paket gratis atau langganan enterprise, kami memperlakukan setiap pengguna sebagai mitra yang berharga. Dengan fokus pada kesuksesan mereka, kami menciptakan pengalaman yang bikin pelanggan betah dan tak ragu buat rekomendasikan Jibble ke rekan sejawatnya.

Strategi untuk Pertumbuhan Bisnis yang Awet

Jujur saja, tidak ada jalan pintas untuk membangun bisnis yang sukses. Tapi, kalau Anda fokus pada hal yang tepat, hasilnya bakal beda.

Produk yang benar-benar bisa jadi solusi dan kasih nilai nyata adalah senjata terkuat Anda di tengah persaingan pasar yang ketat. Kalau produk sudah “klik” di hati pelanggan, promosi mulut ke mulut bakal jalan sendiri. Pengguna bakal makin loyal, kontrak level enterprise pun jadi jauh lebih mudah didapat. Tak perlu lagi banyak “rayuan” sales!

Tapi ingat, tak ada yang terjadi secara kebetulan. Anda butuh fokus yang konsisten pada pengalaman pengguna, terus melakukan perbaikan, dan selalu dengerin masukan klien. Produk terbaik itu tak hanya sekadar “jadi”, tapi terus berevolusi.

Di Jibble, kami beruntung bisa menyadari strategi kunci ini sejak awal. Inilah yang membantu kami tumbuh sebesar sekarang. Ini juga menjadi bukti nyata ketika Anda mengutamakan kualitas produk, pertumbuhan bisnis akan mengikuti dengan sendirinya.

Semoga strategi bisnis ini dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan Anda. Salam!