Review Jujur:
ClickUp

ClickUp adalah solusi manajemen proyek yang bagus. Namun, fitur time tracking yang saya ulas kali ini sama sekali tidak ada istimewanya.

Written by Asim Qureshi
Oleh Asim Qureshi, CEO Jibble

Sebagai CEO perusahaan software time tracking, saya perlu mengetahui langkah para kompetitor. Karena itu, saya dan tim secara rutin meneliti sekaligus mencoba langsung produk-produk mereka. Ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan kami.

Dalam review ini, saya akan bagikan hasil temuan tersebut secara transparan. Mulai dari memberi apresiasi jika memang layak, dan bersikap jujur ketika ada produk yang menurut saya sebaiknya dihindari. 

Tujuan review ini sederhana yaitu membantu Anda memperoleh gambaran yang jujur, adil, dan berguna. Jadi, solusi terbaik untuk bisnis Anda bisa ditemukan di sini.

Review ini mencakup:

Gambaran Umum

ClickUp punya klaim yang cukup berani. Platform ini digadang-gadang tool manajemen proyek berbasis cloud dan bertenaga AI terbaik dengan harga ramah di kantong.

ClickUp bahkan disebut-sebut sebagai pemusnah semua aplikasi lain. Alasan utamanya karena aplikasi ini mengeklaim bisa mengumpulkan seluruh tim di satu wadah yang sama. Di sana, tim bisa mengelola tugas pakai sistem sprint dan formulir, berbagi file, bertukar ide di whiteboard, mengobrol lewat chat atau komentar, memantau progres di dasbor, sampai melacak waktu kerja.

Fitur-fitur ini dirancang untuk mendongkrak kolaborasi dan transparansi di dalam organisasi. Workflow juga diklaim jadi lebih rapi karena tim bisa mengimpor data dari aplikasi lain, lalu menyesuaikan tugas sesuai kebutuhan spesifik lewat lebih dari 35 ClickApps.

Fitur ini memecah pekerjaan besar jadi subtugas yang lebih enteng, lalu menghubungkannya dengan tugas lain memakai sistem relationship. Belum lagi kemudahan sinkronisasi lewat integrasi bawaan maupun pihak ketiga, serta ratusan sistem otomatisasi yang bikin kerjaan terasa lebih cerdas dan praktis.

Sama seperti review jujur tentang Wrike, dari awal saya perlu meluruskan bahwa ClickUp pada dasarnya bukan software time tracking. Ini platform manajemen produktivitas yang kebetulan menyediakan fitur pencatatan waktu dan kehadiran. Jadi, fokus utama saya di sini adalah membedah kemampuan time tracking dan pelacakan absensi ClickUp, sama seperti saat saya mengulas kompetitor lainnya. Namun, nanti kita juga akan mengintip sekilas beberapa fitur menarik lain yang ada di dalamnya.

Fitur time tracking ClickUp mengeklaim bisa bikin pemantauan jam kerja, kalkulasi tarif untuk timesheet, sampai proses payroll jadi jauh lebih efisien. Caranya lewat transparansi penuh serta kendali atas input tarif per jam, ditambah otomatisasi perhitungan biaya. Ada juga fungsi tambahan seperti catatan, label, penyortiran, dan filter yang memberikan gambaran lebih jelas tentang ke mana saja waktu kerja dihabiskan.

Data tersebut tentu sangat berharga untuk bahan evaluasi ke depannya. Selain itu, fitur pelacak status dan produktivitas membantu manajer memantau progres proyek secara real-time, sekaligus mengingatkan anggota tim agar tetap fokus pada prioritas kerja. Namun, apakah semua klaim berani ini sesuai dengan realitasnya? Itu cerita lain.

Senjata rahasia yang dimiliki ClickUp sebenarnya sangat banyak. Saking banyaknya, pembahasan ini bisa melantur ke mana-mana kalau saya sebutkan semuanya di sini. Jadi, saya sengaja menyimpan detail tersebut untuk bagian fitur unggulan saja.

Justru, kekayaan fiturnya inilah yang menjadi batu sandungan terbesar bagi ClickUp. Rentetan fitur tersebut membuat tampilan antarmuka terasa begitu padat, membingungkan saat pertama kali dilihat, dan sulit dipahami. Dampaknya, pengguna harus menghadapi proses adaptasi rumit serta waktu onboarding yang lama. Jelas ini bertolak belakang dengan janji ClickUp yang ingin mempermudah pekerjaan penggunanya.

Di luar kekurangan tadi, saya mau jujur soal fitur utama yang sebenarnya paling dinanti di ulasan ini. Fitur time tracking ClickUp ternyata masih jauh dari harapan karena sering banget eror. Masalah ini jelas merusak kenyamanan pengguna, bahkan sampai mengacaukan fungsi aplikasi dan sistem otomatisasinya. Cukup ironi untuk platform yang punya jargon menghemat waktu dan bikin kerja lebih cerdas.

Melihat kondisi itu, ClickUp sebenarnya berpotensi jadi tool produktivitas luar biasa. Sayangnya, fitur time tracking mereka masih butuh perhatian serius kalau mau tetap bersaing di kelasnya.

Namun, sebelum buru-buru mengambil kesimpulan, mari kita bedah lebih dalam apa saja yang ditawarkan oleh platform ini.

Opsi time tracking di dasbor ClickUp

Apa yang Disukai Pengguna dari ClickUp?

  • Kaya fitur
  • Sistem otomatisasi yang membuat pekerjaan lebih mudah dan cerdas
  • Time tracking terperinci yang bisa diakses dari berbagai perangkat
  • Timesheet terkustomisasi
  • Pilihan integrasi luar biasa

Apa yang Tidak Disukai Pengguna dari ClickUp?

  • Time tracking sering bermasalah
  • Aplikasi suka nge-bug dan crash
  • Terlalu banyak fitur kurang penting yang bikin pusing
  • Interface berantakan dan membingungkan
  • Sistem otomatisasi butuh waktu lama untuk merespons

Paket Langganan Apa Saja yang Ditawarkan ClickUp?

ClickUp menyediakan empat pilihan paket yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan organisasi. Paket ini terdiri dari satu opsi gratis dan tiga berbayar. Setiap paket dilengkapi fitur yang berbeda-beda. Makin tinggi harganya, tentu fitur yang didapat akan makin lengkap dan premium. Selain itu, ada fitur tambahan AI premium yang eksklusif untuk pengguna paket berbayar.

Poin yang paling saya suka dari skema harga ClickUp adalah jaminan pengembalian dana penuh 100%. Syaratnya, pengguna cukup mengajukan klaim dalam waktu 30 hari setelah pembelian jika merasa kurang puas dengan performa aplikasinya. Kebijakan ini membuktikan kalau ClickUp sangat yakin dengan kualitas produk mereka. Biar tidak penasaran, mari simak detail lengkap setiap paketnya di bawah ini.

ClickUp Free Forever

Paket ClickUp Free Forever ini sebenarnya dirancang untuk penggunaan pribadi. Menariknya, tidak ada batasan jumlah pengguna dan fiturnya tergolong sangat melimpah. Strategi ini berbeda dari produk sejenis yang biasanya memangkas habis fitur versi gratisan demi memancing pengguna agar segera beralih ke paket berbayar. Namun, meski paket gratis ini sangat kompetitif, ClickUp tetap menerapkan batasan jumlah pemakaian untuk beberapa fitur tertentu.

Lewat paket ClickUp Free Forever, Anda bisa membuat tugas tanpa batas, menikmati tampilan terpersonalisasi, serta mendapatkan 5 space, 100 folder, dan daftar tugas. Ruang penyimpanan yang tersedia sebesar 100MB, lengkap dengan 60 kali kesempatan memakai custom fields. Opsi ini juga sudah mendukung pengaturan privasi dan berbagi data, pembuatan template untuk semua aset, serta akses penuh bagi tamu.

Selain itu, pengguna versi gratis bisa memantau progres kerja lewat tampilan daftar, papan, kalender, dan tabel sesuai kenyamanan. Anda juga mendapatkan kuota masing-masing 60 kali pemakaian untuk fitur Mind Map, grafik Gantt, timeline, beban kerja (workload), serta embed view. Fasilitas lainnya sudah mencakup 3 whiteboard, riwayat aktivitas selama 1 hari, sekaligus fitur dokumen dan chat.

Urusan kustomisasi juga tergolong lengkap. Paket ini menyediakan 100 tindakan otomatisasi yang mencakup variasi tindakan serta kondisi, 50 aturan aktif, dan 100 tag dokumen. Ada juga batasan panggilan API per menit serta penggunaan portofolio.

Tidak ketinggalan, Anda bisa menikmati fitur status kustom, editor teks kaya fitur, penunjukan beberapa penanggung jawab sekaligus (multiple assignees), toolbar untuk aksi massal, daftar cek tugas, dependensi, hubungan antartugas (relationship), tag, serta skala prioritas.

Terakhir, paket ini tetap mendukung kolaborasi tim lewat kuota pengiriman email langsung dari ClickUp sebanyak 100 kali. Tersedia juga fitur peninjauan dokumen (proofing) dengan anotasi gambar dan PDF, serta perekaman video langsung di dalam aplikasi. Kemampuan lainnya mencakup pemrosesan bahasa alami (NLP), notifikasi cerdas, serta fitur praktis untuk mengubah komentar menjadi tugas.

Untuk pelaporan, pengguna dapat jatah masing-masing 100 kali pakai untuk fitur goals, dasbor, poin sprint, dan pemantauan langsung (pulse live overview). Selain itu, ada kuota 10 kali untuk milestone dan 5 kali untuk ekspor data kustom. Akses ke fitur everything view, profil beban kerja, halaman beranda, penjadwalan, serta manajemen sprints juga sudah terbuka di sini.

Pilihan integrasinya pun tergolong komplet. ClickUp sudah mendukung lebih dari 50 integrasi bawaan sekaligus integrasi untuk time tracking. Anda juga bisa menghubungkannya ke Zapier dan Make (sebelumnya bernama Integromat).

Soal keamanan, paket ClickUp Free Forever sudah dilengkapi otentikasi dua faktor (2FA) dan didukung layanan bantuan penuh 24/7.

Namun, perlu dicatat bahwa fitur time tracking tidak tersedia di paket ClickUp Free Forever ini.

ClickUp Unlimited

Paket ClickUp Unlimited dibuat khusus untuk tim skala kecil. Biayanya hanya $7 (Rp126 ribu) per anggota setiap bulan kalau pilih tagihan tahunan, atau $10 (Rp180 ribu) jika dibayar bulanan. Paket ini sudah mencakup semua fitur di Free Forever, ditambah dukungan AI, space tanpa batas, 200 daftar tugas dan folder, ruang penyimpanan file tanpa batas, akses tamu, serta custom field.

Untuk fitur tampilan tim, timeline, beban kerja (workload), peta, dan Mind Map, pengguna dapat jatah masing-masing 100 kali pakai. Fasilitas lainnya meliputi 10 whiteboard dan riwayat aktivitas selama 7 hari. Pengguna juga bisa menikmati grafik Gantt, embed view, serta formulir tanpa batas.

Urusan kustomisasi juga jadi jauh lebih fleksibel. Pengguna diberi kuota otomatisasi 1.000 kali, 500 aturan aktif dengan berbagai variasi tindakan serta kondisi, serta fitur kalkulasi kolom. Kolaborasi tim pun makin praktis karena bisa mengirim email langsung dari ClickUp sebanyak 100 kali. Proses review dokumen pun lebih gampang lewat anotasi gambar dan PDF.

Daftar kelebihannya tidak sampai di situ. Pengguna akan mendapatkan portofolio tanpa batas, opsi memasukkan satu tugas ke beberapa daftar sekaligus, serta fitur untuk menjadwalkan tugas berulang di kalender. Manajemen tim juga terbantu berkat adanya visibilitas tamu, penyimpanan cloud, serta fitur delegasi pengingat untuk anggota tim.

Dalam hal pelaporan, pengguna paket ClickUp Unlimited akhirnya bisa menikmati fitur time tracking bawaan serta widget pendukungnya. ClickUp juga memberikan jatah 100 kali pakai untuk fitur jalur kritis (critical path) dan waktu Slack.

Paket ini sudah menyertakan widget dasbor versi terbatas. Ditambah lagi, Anda bebas menggunakan fitur goals, pulse live overview, dan milestone kapan saja tanpa perlu khawatir kehabisan kuota.

Opsi integrasinya juga tidak diragukan lagi. Pengguna bisa langsung menghubungkan ClickUp ke Google Drive, Dropbox, Box Cloud Storage, atau OneDrive. Jika ada kendala teknis, tinggal hubungi saja tim bantuan mereka yang siap siaga lewat live chat.

ClickUp Business

Bagi tim skala menengah, paket ClickUp Business hadir dengan biaya $12 (Rp216 ribu) per anggota setiap bulan untuk tagihan tahunan. Atau, $19 (Rp342 ribu) kalau dibayar bulanan.

Paket ini sudah mencakup semua fitur dari opsi sebelumnya. Pengguna juga mendapat tambahan dukungan AI, kapasitas ruang mencapai 400 daftar tugas dan folder, serta fitur praktis untuk menyematkan custom field. Kabar baiknya, akses untuk fitur tampilan tim, riwayat aktivitas, timeline, beban kerja, peta, embed view, Mind Map, serta whiteboard terbuka penuh tanpa batasan.

Urusan kustomisasi di paket ClickUp Business juga lebih mantap karena pengguna diberi jatah 10.000 kali otomatisasi. Anda bebas membuat aturan aktif tanpa batas dengan berbagai variasi tindakan dan kondisi. Paket ini juga sudah mendukung integrasi dengan webhook, email, bahkan SMS. Membuat ID tugas kustom atau mengelola portofolio dengan pengaturan izin akses pun jadi jauh lebih gampang.

Bukan cuma itu, kerja sama tim pun makin lancar. Pengguna bisa menikmati fitur proofing dengan anotasi gambar dan PDF tanpa batas, membuat dokumen privat, serta berkirim email langsung dari dalam aplikasi.

Kelebihan lainnya, Anda bisa membagikan Everything view secara publik, menghapus branding ClickUp di email, dan mendapatkan kuota 1.000 kali pemakaian untuk fitur subtugas di berbagai daftar sekaligus.

Buat urusan pelaporan, pengguna paket ClickUp Business sudah bisa menikmati akses penuh ke semua widget dasbor. Anda juga dapat akses ke folder goals, estimasi waktu mendetail, pelacakan durasi status tugas (time in status), serta fitur ekspor data kustom tanpa batas.

Pilihan lainnya mencakup poin sprint, jalur kritis (critical path), waktu Slack, serta kemampuan melihat riwayat data pada pulse live overview. Paket ini juga sudah menyertakan widget timesheet dan laporan waktu tertagih.

Integrasi time tracking di paket ini juga sudah dilengkapi dengan catatan, label, serta penanda waktu kerja tertagih. Sistem keamanannya pun ikut ditingkatkan lewat kewajiban otentikasi dua faktor (2FA) dengan opsi SMS serta Google SSO.

ClickUp Enterprise

Paket ClickUp Enterprise ditujukan bagi organisasi dengan banyak tim berskala makro. Di paket ini, semua fitur dari opsi sebelumnya sudah otomatis terbuka. Pengguna juga dapat dukungan AI, serta kapasitas tanpa batas untuk daftar tugas, folder, ruang penyimpanan file, dan tag dokumen.

Pengguna juga mendapatkan kapasitas kustom serta grup tambahan untuk tampilan beban kerja, kustomisasi branding pada formulir, 250.000 eksekusi otomatisasi, dan aturan aktif tanpa batas dengan variasi tindakan serta kondisi. Keunggulan lainnya meliputi kemampuan membagikan portofolio, fitur white-labeling, penerapan logika kondisional pada formulir, serta kuota 10,000 panggilan API per menit.

Kolaborasi tim juga diperkuat lewat fitur berbagi ruang kerja dan tim, subtugas tanpa batas di berbagai daftar sekaligus, serta dukungan integrasi dengan Tableau Web Connector.

Sektor keamanan jadi poin yang paling diunggulkan di paket ini. ClickUp Enterprise sudah dibekali opsi lokasi penyimpanan data di Uni Eropa dan Amerika Serikat, serta sistem SSO untuk SAML, Microsoft, dan Okta. Pengaturan hak aksesnya juga sangat detail lewat peran dan izin terkustomisasi.

Fitur proteksi tambahannya juga dibuat sangat berlapis. ClickUp Enterprise sudah mendukung Okta untuk peran kustom dan manajemen sesi aktif, lengkap dengan pembatasan untuk penambahan tamu serta pembagian data publik.

Anda pun bisa mengelola space privat, mengatur default tampilan personal, serta menambah atau menghapus pengguna via API. Selain itu, kepatuhan terhadap Undang-Undang Portabilitas dan Akuntabilitas Asuransi Kesehatan AS (HIPAA) dan peninjauan hukum kontrak juga bisa disediakan sesuai kesepakatan dengan tim Sales ClickUp.

Layanan bantuan untuk paket ini juga jauh lebih eksklusif. Pengguna akan didampingi oleh Customer Success Manager, dapat prioritas bantuan teknis, workshop onboarding, webinar khusus admin, serta akses ke layanan pengelolaan sistem.

Soal biaya, Anda harus berdiskusi langsung dengan perwakilan ClickUp agar harganya bisa disesuaikan dengan skala dan kebutuhan bisnis perusahaan.

Add-On ClickUp AI

Fitur add-on ClickUp AI diklaim bisa mengubah cara kerja Anda lewat akselerasi proses penulisan dan alur kerja. Teknologi ini menggunakan lebih dari 100 prompt buatan para ahli yang dirancang khusus untuk berbagai peran profesional. Dengannya, Anda bisa menghasilkan dokumen, ringkasan, poin tindakan, serta ide-ide segar hanya dalam hitungan detik.

ClickUp AI siap membantu Anda menyusun teks dari awal atau melanjutkan draf yang sudah ada. AI ini juga bisa dipakai untuk memotong atau memperpanjang kalimat, mempermudah penjelasan, serta meningkatkan kualitas tulisan.

Tugas lain seperti menjabarkan poin penting, memperbaiki salah ketik, dan merapikan tata bahasa pun bisa beres dengan cepat.

Semua fitur ini bisa diaktifkan pada paket ClickUp Unlimited, Business, dan Enterprise dengan biaya tambahan sebesar $5 (Rp90 ribu) per anggota setiap bulan. 

Apa Saja Fitur Unggulan ClickUp?

1. Time Tracking dan Pelaporan Waktu

Menu utama dalam jajaran fitur unggulan ClickUp tentu saja adalah fungsi time tracking dan pelaporan waktunya. Fitur time tracking ini diklaim bisa membuat pencatatan jam kerja jadi lebih cerdas, praktis, dan hemat waktu. Alhasil, karyawan bisa lebih fokus pada pekerjaan yang lebih penting.

Anda bisa mencatat serta memperbarui waktu kerja dari perangkat apa pun, baik lewat aplikasi desktop, mobile, maupun browser web menggunakan ekstensi Chrome gratis.

Ada juga fitur global timer untuk memulai, menghentikan, atau berpindah tugas dari gadget mana saja. Timer ini otomatis tersinkronisasi di semua perangkat yang terpasang aplikasi ClickUp. Selain mengandalkan pencatatan bawaan, sistem ClickUp juga mendukung sinkronisasi data waktu dari aplikasi time tracking lain langsung ke dalam sistemnya.

Di paket Unlimited, Business, dan Enterprise, fitur time tracking ini berbentuk ClickApp yang bebas diaktifkan oleh admin. Pengaturannya pun fleksibel, bisa dinyalakan untuk seluruh ruang kerja atau di proyek dan tugas tertentu saja. Pendekatan ini memperlihatkan fitur time tracking di ClickUp hanyalah fitur opsional, bukan menu wajib yang diprioritaskan sejak awal.

Ada tiga cara untuk melacak waktu di ClickUp: memakai timer live, memasukkan jam kerja manual untuk waktu yang sudah lewat, atau menentukan rentang waktu pengerjaan secara spesifik. Di setiap opsi tadi, Anda bisa menambahkan deskripsi dan label, menandai apakah waktu tersebut masuk tagihan, atau membiarkannya tanpa terikat ke tugas tertentu.

Jendela time tracker ini juga sangat mudah diakses dari mana saja. Anda bisa membukanya lewat menu tindakan cepat di sudut ruang kerja, halaman tugas, baris tampilan daftar, kartu tugas di tampilan papan, sampai ekstensi Chrome.

Sementara itu, laporan waktu memberikan gambaran transparan mengenai kebiasaan dan pola kerja tim. Lewat fitur timesheet, pengguna dan admin bisa melihat detail jam kerja terlacak berdasarkan periode tertentu. Fitur ini otomatis menampilkan total waktu per tanggal, sekaligus menyajikan metrik mendalam tentang tugas individu dan entri waktu untuk memantau produktivitas seluruh anggota tim.

Laporan akumulasi waktu juga menunjukkan durasi yang dihabiskan setiap anggota tim untuk kelompok tugas tertentu, lengkap dengan opsi praktis untuk memasukkan data waktu dari aplikasi pihak ketiga.

Jika butuh analisis lebih spesifik, Anda bisa memanfaatkan fitur pelaporan waktu untuk menyaring entri sesuai kebutuhan kustomisasi laporan. Di sini, entri waktu bisa dikelompokkan dengan mudah, memisahkan jam kerja tertagih atau tidak, serta melihat estimasi waktu kerja.

Terakhir, ada laporan estimasi waktu untuk membandingkan durasi kerja riil dengan perkiraan awal. Fitur ini juga memperlihatkan sisa waktu yang tersedia. Alhasil, admin bisa langsung tahu status proyek saat ini dan memastikan apakah semuanya masih berjalan sesuai target.

Meski fiturnya terbilang lengkap, ada satu kekurangan yang cukup mencolok. ClickUp tidak punya sistem pengaman untuk mengantisipasi karyawan yang korupsi waktu. Fleksibilitas dalam opsi time tracking-nya memang patut diapresiasi, tetapi absennya fitur akuntabilitas ini terasa cukup mengejutkan.

Aplikasi ini sama sekali tidak menyediakan pemantau aktivitas komputer untuk mencatat aplikasi, dokumen, atau URL yang dibuka selama waktu dilacak. Padahal, fitur seperti itu penting bagi perusahaan untuk memastikan jam kerja yang dibayar benar-benar produktif.

Namun, kalau dipikir-pikir, hal ini tidak mengherankan. ClickUp utamanya adalah aplikasi manajemen produktivitas yang kebetulan saja dilengkapi fungsi time tracking.

Dasbor menunjukkan progres real-time tim

2. Otomatisasi yang Menghemat Waktu

ClickUp menjanjikan efisiensi waktu dan tenaga lewat 100 lebih fitur otomatisasi mereka. Sistem ini bahkan bisa membantu memangkas anggaran perusahaan. Fiturnya sangat berguna untuk membereskan pekerjaan repetitif yang kerap menyita waktu.

Workflow tim juga bisa dibikin berjalan sendiri pakai mode autopilot. Begitu repetisi tugas diatur lewat logika yang pas, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada hambatan kerja yang kerap merusak ritme proyek.

Bukan cuma hemat waktu, otomatisasi ini juga membuat eksekusi tugas jadi super presisi. Ketepatan seperti ini jelas sulit dicapai kalau Anda masih mengandalkan cara manual. Keuntungan lainnya, tim tidak perlu lagi menyentuh pekerjaan monoton yang membosankan. Mereka bisa langsung mengalihkan energi ke proyek lain yang dampaknya jauh lebih besar.

Momentum kerja pun tetap terjaga karena mereka bisa fokus pada tugas yang memang butuh pemikiran manusia. Bagi perusahaan, fitur ini memastikan hasil kerja sampai ke orang yang tepat di waktu yang pas tanpa perlu repot. Tinggal input maunya apa, tentukan kapan harus jalan, lalu biarkan sistem menyelesaikannya dengan rapi.

Contoh otomatisasi di ClickUp ini macam-macam. Anda bisa mengatur sistem untuk mengirim email otomatis ke admin begitu status proyek berubah menjadi selesai. Sistem juga cukup cerdas untuk mendeteksi pergantian penanggung jawab. Jadi, saat posisi ketua tim berganti, label proyek bisa otomatis berubah menjadi sedang berjalan. Bahkan, aplikasi ini bisa langsung mengarsipkan proyek sendiri kalau tingkat urgensinya mendadak turun dari normal ke rendah.

Selain itu, ada otomatisasi tenggat waktu yang bisa menaikkan prioritas proyek secara otomatis saat hari H makin dekat. Anda juga bisa membuat tugas baru tanpa perlu memasukkannya ke daftar secara manual. Bahkan, ada fitur pindah lokasi yang langsung bekerja begitu Anda menggeser tugas dari satu daftar ke daftar lain.

Cara kerjanya mirip seperti menyusun instruksi sederhana. Anda tinggal mengatur agar ClickUp otomatis mengambil tindakan tertentu begitu pemicu “ketika ini terjadi” diaktifkan. Menariknya, Anda bisa menambah syarat tertentu supaya otomatisasi baru berjalan saat situasinya benar-benar pas. Contohnya, jika proyek molor sampai tiga hari, tugas tersebut bakal langsung dialihkan ke ketua tim yang baru.

ClickUp sudah menyiapkan lebih dari 50 template siap pakai untuk kebutuhan umum. Namun, jika workflow tim tergolong unik, Anda bisa membuat rumus sendiri dari nol. Serunya lagi, fitur ini tidak hanya terbatas di dalam ClickUp. Anda bisa menghubungkannya ke aplikasi lain seperti email, Bugsnag, Calendly, GitHub, Twilio, hingga HubSpot. Bagian terbaiknya? Semua ini bisa beres tanpa perlu paham coding sama sekali!

Fitur otomatisasi ClickUp

3. Dukungan AI yang Hebat

ClickUp menawarkan asisten AI tangguh yang digadang-gadang akan mengubah cara kita bekerja. Di dalamnya sudah tertanam seratus lebih tool siap pakai yang dirancang lewat riset mendalam. Lewat kombinasi prompt yang sudah dioptimalkan untuk berbagai profesi, AI ini mampu menghasilkan konten berkualitas tinggi secara instan.

Keunggulan utamanya ada pada efisiensi waktu, terutama untuk urusan tulis-menulis, bertukar ide, dan memoles konten. ClickUp bahkan berani mengeklaim bahwa pekerjaan yang biasanya menyita waktu 30 menit kini bisa beres dalam 30 detik saja.

Anda bisa menggunakannya untuk menyusun poin tindakan dari dokumen, merangkum utas komentar dan notulen rapat, atau mencari intisari teks panjang dalam hitungan detik. Tulisan yang dihasilkan pun otomatis jadi lebih jelas, padat, memikat, minim eror, dan rapi.

Menariknya lagi, ClickUp AI juga andal untuk urusan menerjemahkan sekaligus melokalkan teks, menyesuaikan tone of voice, dan mengatur tingkat kreativitas tulisan. Seiring berjalan waktu, teknologi ini akan terus belajar dari input yang Anda berikan agar semakin adaptif dengan kebutuhan spesifik serta alur kerja tim.

Hebatnya lagi, ClickUp AI bisa diandalkan untuk menyusun strategi kampanye, kuesioner, email, proposal, serta dokumen teknis. Pilihannya sangat banyak, mulai dari pembuatan tagline pemasaran, rencana acara, deskripsi produk, studi kasus, creative brief, sampai pitch. Intinya, ide tulisan apa pun yang ada di kepala Anda bisa diwujudkan oleh alat ini, asal diberi prompt dan arahan yang pas.

Aksesnya pun sangat fleksibel karena fitur AI ini tertanam di hampir semua kolom teks ClickUp. Anda bisa langsung memanggilnya di toolbar, deskripsi tugas, kolom komentar, notepad, atau kotak masuk. Bahkan, AI ini juga bisa diakses lewat menu chat serta kartu dasbor chat, atau langsung dipakai untuk membuat tugas, subtugas, dan dokumen baru dari nol.

Soal biaya, ClickUp AI ini sifatnya sebagai fitur add-on. Jadi, Anda perlu membayar biaya ekstra di luar langganan paket Unlimited, Business, atau Enterprise.

Kabar baiknya, Anda yang memakai paket Free Forever tetap bisa mencicipinya lewat uji coba gratis sebanyak 25 kali. Kabar baiknya, Anda yang memakai paket Free Forever tetap bisa mencicipinya lewat uji coba gratis sebanyak 25 kali.

Namun, perlu diingat, fitur AI ini belum mendukung ruang kerja yang terikat regulasi HIPAA. Aksesnya juga dibatasi dan tidak bisa digunakan di beberapa negara seperti Tiongkok, Kuba, Hong Kong, Iran, Korea Utara, Rusia, dan Suriah.

Contoh menu tarik-turun (dropdown) ClickUp AI

4. Berbagai Opsi Tampilan

ClickUp sengaja dirancang fleksibel. Jadi, Anda bisa melihat data pekerjaan dari berbagai sudut pandang. Fitur ini sangat mempermudah Anda untuk mengatur tugas sesuai kenyamanan masing-masing. Sudut pandang yang ditawarkan pun bisa disesuaikan. Mau itu rincian yang super detail sampai pantauan menyeluruh untuk melihat semua hal dalam sekali lirik.

Tampilan tugas (task view) menjadi cara terbaik untuk memvisualisasikan dan menyortir pekerjaan sesuai target. Pilihan utamanya adalah tampilan daftar (list view). Opsi ini paling sering digunakan karena memang paling praktis untuk menyusun dan merapikan tugas.

Bagi yang ingin membandingkan detail pekerjaan dalam kolom dan baris, ada tampilan tabel (table view) yang bisa diandalkan. ClickUp juga menyediakan tampilan papan (board view) yang memudahkan pemantauan status proyek dalam pipeline lewat sistem drag-and-drop. Sementara untuk merencanakan sekaligus mengelola timeline proyek dan tenggat waktu, Anda tinggal memanfaatkan grafik Gantt.

Pilihan lainnya melimpah. Anda bisa memakai tampilan aktivitas (activity view) untuk memantau apa saja yang sedang berjalan di daftar, folder, atau space tertentu. Ada juga tampilan timeline (timeline view) untuk melihat jadwal secara linear, tampilan beban kerja (workload view) untuk mengukur kapasitas tim, serta tampilan peta (map view) untuk melacak lokasi tugas di dunia nyata. Jika butuh visualisasi hierarki tugas dan hubungannya satu sama lain, Anda tinggal menggunakan Mind Map.

ClickUp juga menyediakan tampilan halaman. Di sini, Anda bisa menaruh sumber daya tambahan tepat di samping area kerja. Contohnya adalah whiteboard yang berfungsi sebagai ruang kolaborasi visual, serta tampilan chat untuk mengobrol santai di luar tugas spesifik.

Fasilitas pendukungnya mencakup doc view untuk membuat dokumen atau wiki proyek bersama tim. Anda juga bisa memanfaatkan embed view untuk menyematkan konten interaktif dari luar ClickUp secara aman. Atau, form view untuk membuat formulir digital agar pengumpulan data jadi lebih praktis.

Kerennya lagi, Anda bisa mengatur satu tampilan utama untuk semua anggota tim. Tampilan yang paling sering dipakai bisa disematkan agar gampang dicari. Sementara itu, tampilan yang tidak terpakai bisa langsung dihapus. Banyaknya opsi ini memberikan kebebasan penuh bagi pengguna untuk mengelola informasi dengan cara yang paling nyaman bagi mereka.

Tampilan Mind Maps ClickUp menunjukkan hubungan antar item

Kumpulan Ulasan Positif dari Pengguna:

  • Software ini bagus banget buat bantu perkembangan karir sekaligus ngatur waktu.” – Fahad K. (Sumber Trust Radius)
  • Versi gratisnya aja sudah oke banget buat perusahaan skala kecil. Kami suka banget sama fitur-fiturnya!” – Sunjida A. (Sumber Capterra)
  • “Fitur otomatisasinya bener-bener mengubah proses kerja yang tadinya ribet dan makan waktu, jadi jauh lebih cepat dan akurat.” – Charles F. (Sumber G2)
  • “Aplikasi ini mampu menampilkan data penting lewat visual yang sesuai sama kebutuhan kita.” – Shane W. (Sumber G2)
  • Fitur ClickUp sangat lengkap dan fleksibel. Ada beberapa fitur unik yang enggak ada di platform lain, contohnya fitur Goals, task tray, sampai pengaturan jadwal tugas yang detail abis.” – Tyler G. (Sumber G2)
  • “Ada banyak sekali opsi yang bisa dikustom! Anda bisa atur tampilannya biar pas banget sama kebutuhan:)” – Olivia S. (Sumber G2)
  • “Fiturnya melimpah banget. Ada sistem otomatisasi juga yang ngebantu kita hemat waktu pas lagi bikin tugas-tugas baru. – Jay S. (Sumber GetApp)
  • Mulai dari time tracking, skala prioritas, status kerjaan, dasbor, filter, berbagai jenis tampilan, dokumen, sampai tugas yang saling terhubung, semuanya ada di sini. Dijamin bakal kepake banget.” – Jaden B. (Sumber GetApp)
  • “Kemarin sempat email tim dukungan mereka, dan asli, responnya cepat sekaligus ngebantu banget!” – Andie H. (Sumber Google Play)
  • “Suka banget sama banyaknya pilihan buat ngeliat tugas dan proyek. Menariknya lagi, kita bisa bikin dan pakai template yang udah ada, jadi jauh lebih hemat waktu. – Andrea S. (Sumber GetApp)
  • “Tim sales dan customer service-nya juara, responsif banget di semua lini. Mereka juga punya komunitas pengguna yang bener-bener didengerin aspirasinya. Banyak perusahaan lain yang harusnya nyontek cara kerja ClickUp ini.” – Andres M. (Sumber Capterra)
  • ClickUp rajin pertimbangin voting dari komunitas mereka, makanya mereka selalu ngerilis fitur baru setiap minggu.” – Rudolf N. (Sumber Capterra)
  • “Sudah terintegrasi ke semua aplikasi utama yang sering saya pakai, kayak Google Suite, Zoom, Zapier, dll.” – Lynn S. (Sumber Trust Radius)
  • “Fitur time tracking-nya ngebantu banget buat pahami target dan durasi pengerjaan tugas.” – Lewis N. (Sumber Trust Radius)
  • Gampang banget buat koordinasi sama rekan kerja di proyek atau tugas tertentu. Kerja bareng jadi terasa lebih seru.” – Tiffany V. (Sumber Trust Radius)

Kumpulan Ulasan Negatif dari Pengguna:

  • “Suka banget sama aplikasi webnya, tapi yang di hape malah enggak bisa dipakai. Hari pertama lancar aja pas login. Besoknya sampai sekarang, aplikasinya malah gak bisa dibuka sama sekali. – Scot T. (Sumber Google Play)
  • “Saya suka aplikasinya. Tapi kecewa banget sama fitur time tracking-nya yang sering eror. Kalau hape masuk mode tidur atau aplikasinya ditutup terus kita mau matiin timer, alat itu enggak mau berhenti dan terus muncul lagi.” – Brook L. (Sumber Google Play)
  • “Fitur laporannya kadang masih nge-bug dan lumayan lama buat loading atau update data.” – Talles L. (Sumber Trust Radius)
  • Banyak bug. Aplikasi di Windows sering freeze dan enggak otomatis update. Saya harus tutup aplikasi terus buka ulang baru deh kelihatan perubahannya.” – Austin B.L. (Sumber Trust Radius)
  • “Tampilannya bisa dibuat lebih ramah pengguna lagi. Kadang kami suka bingung sendiri sama UI aplikasinya.” – Ozan E.C. (Sumber Trust Radius)
  • Gampang banget bikin bingung kalau pakai terlalu banyak fitur dan papan kerja kayak di perusahaan kami.” – Anastacia G. (Sumber GetApp)
  • Butuh waktu buat paham cara kerja platform ini. Aku yakin fitur yang aku pakai sekarang baru dasarnya aja. Tapi kalau harus pelajarin semuanya sekaligus, rasanya emang agak pusing.” – Melissa E. (Sumber GetApp)
  • “Awalnya pusing banget ngeliat opsi dan fitur yang melimpah ini. Tapi lama-lama aplikasinya jadi terasa makin intuitif kok. Proses onboarding awal pas baru pakai emang lumayan panjang dan rumit.” – Arthur R. (Sumber GetApp)
  • “Kadang sistem otomatisasinya butuh waktu beberapa menit baru aktif. Pas kami geser tugas dari satu bagian ke bagian lain, nunggu proses lanjutannya jalan aja sampai sempat ditinggal bikin kopi dulu.” – Duncan B. (Sumber G2)
  • UI-nya agak berantakan dan kurang rapi.” – Tyler G. (Sumber G2)
  • Berharap aplikasi desktop-nya bisa lebih cepat dan responsif. Saya juga pengin bisa urutin daftar tugas berdasarkan tag.” – Lexi M. (Sumber G2)
  • “Fiturnya kebanyakan dan kadang bikin kewalahan. Pengembangannya memang keren bisa jalan terus dan ngerasa fiturnya ngebantu, tapi ada kalanya capek juga buat ngikutin semuanya.” – Stephen B. (Sumber Capterra)
  • Kekurangan aplikasi ini: Belum ada Bahasa Polandia. Gara-gara ini kami buang-buang waktu buat menerjemahin. Ini harus cepat diperbaiki!” – Daniel A. (Sumber Capterra)
  • Desain antarmukanya perlu sedikit perbaikan. Area kosong dan panel-panelnya agak sulit dipahami karena ukuran font yang kecil dan pilihan warna yang kurang kontras.” – Isdiana R. (Sumber Capterra)

    Bagaimana Rating ClickUp di Situs Review?

    Per Desember 2023

    • Capterra: 4,6/5
    • G2: 4,7/5
    • TrustRadius: 8,4/10
    • GetApp: 4,6/5
    • Google Play: 2,9/5
    • Apple Store: 4,6/5

    Apa Kesimpulan Akhir Saya tentang ClickUp?

    Sebagai aplikasi manajemen proyek, ClickUp dibekali segudang fitur untuk membantu Anda memantau pekerjaan. Mulai dari time tracking yang fleksibel, integrasi Google Drive, timesheet yang bisa dikustomisasi, sampai kemampuan mendeteksi jam kerja berbayar. Aplikasi ini menawarkan paket lengkap untuk mengelola proyek dan tugas dalam satu tempat.

    ClickUp menyediakan fitur global timer dan ekstensi Chrome bawaan. Dengan dua fitur ini, Anda jadi lebih mudah mencatat durasi kerja di mana saja dan lewat perangkat apa pun. Informasi yang disajikan pun cukup detail, mencakup tanggal, durasi, serta jenis tugasnya.

    Ditambah lagi, fitur produktivitas dan pemantauan status real-time ampuh menjaga tim tetap selaras dan fokus pada target ke depan. Sisi time tracking ini sebenarnya tidak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru dibanding aplikasi kompetitor. Namun, fiturnya terasa sangat praktis bagi mereka yang sudah menggunakan ClickUp sebagai pusat manajemen proyek.

    Sayangnya, fitur yang terlalu melimpah ini membuat tampilan antarmukanya terasa sesak dan membingungkan saat dijalankan. Aplikasi ponselnya pun terlalu padat dan kurang nyaman digunakan.

    Proses onboarding pun terasa melelahkan, terutama bagi perusahaan yang baru pertama kali memakai software time tracking. Selain itu, versi desktop-nya terkadang masih sering nge-glitch dan agak lambat merespons.

    Meski begitu, jajaran fitur luar biasa ini cocok untuk perusahaan yang mencari satu solusi tunggal untuk berbagai kebutuhan. Fungsi time tracking aplikasi ini memang punya beberapa kekurangan, dan aspek itulah yang menjadi fokus ulasan saya di sini. Namun perlu diingat, jika dinilai sebagai software serbaguna secara menyeluruh dan bukan dari sudut pandang time tracking saja, ClickUp adalah aplikasi yang luar biasa.