Contoh Surat Pengunduran Diri

Kami sudah membuatkan contoh surat pengunduran diri yang bisa Anda gunakan sebagai referensi. Silakan sesuaikan isinya dengan kondisi Anda agar surat resign tetap terlihat profesional dan sopan.

 

Apa Itu Surat Pengunduran Diri?

Surat pengunduran diri adalah pernyataan resmi karyawan bahwa mereka akan berhenti dari posisinya saat ini. Di dalamnya, Anda perlu mencantumkan detail penting seperti tanggal terakhir bekerja. Selain itu, Anda dapat menyertakan ucapan terima kasih serta komitmen untuk menuntaskan tanggung jawab sebelum benar-benar resign.

 

Biasanya, surat ini dikirim setelah Anda melalui pertimbangan matang atau berdiskusi dengan atasan dan HRD.

 

Apa Pentingnya Mengirim Surat Resign?

Surat pengunduran diri yang baik menunjukkan profesionalisme Anda. Bukan hanya itu saja, hubungan Anda dengan perusahaan akan tetap terjaga. Berikut alasan kenapa mengirim surat resign sangat penting:

 

  • Komunikasi yang jelas: Secara resmi memberitahukan atasan mengenai keputusan dan tanggal terakhir Anda bekerja
  • Etika profesional: Menunjukkan rasa hormat dan apresiasi atas kesempatan yang telah diberikan kepada Anda.
  • Transisi yang lancar: Menyatakan kesediaan Anda untuk membantu proses serah terima pekerjaan.
  • Dokumentasi: Surat Anda menjadi catatan tertulis untuk keperluan HRD dan administrasi.

 

Apa Saja yang Perlu Dicantumkan dalam Surat Pengunduran Diri?

Surat resign yang profesional biasanya mencakup:

 

  • Tanggal surat dibuat
  • Nama, jabatan, dan informasi perusahaan
  • Pernyataan pengunduran diri yang jelas serta jabatan Anda
  • Hari terakhir Anda bekerja, sesuai notice period
  • Ungkapan terima kasih atas kesempatan yang diberikan
  • Refleksi singkat pengalaman Anda bekerja di perusahaan
  • Kesediaan membantu proses transisi selama notice period
  • Penutup yang sopan dan profesional
  • Tanda tangan, nama lengkap, jabatan, dan departemen Anda

Anda dapat menyesuaikan contoh surat resign dari kami dengan kondisi pribadi dan kewajiban kontrak yang berlaku.

 

Apakah Surat Pengunduran Diri Sama dengan Surat PHK?

Tidak. Pengunduran diri adalah keputusan sukarela karyawan untuk berhenti bekerja dari perusahaan. Keputusan ini biasanya diajukan secara resmi lewat surat resign.

 

Sebaliknya, pemutusan hubungan kerja (PHK) diputuskan oleh pihak perusahaan. Alasannya sering kali terjadi karena pelanggaran kedisiplinan, kinerja buruk, atau ketidakpatuhan terhadap aturan perusahaan. Proses ini biasanya diawali dengan sanksi disipliner, seperti pemberian Surat Peringatan (SP) akibat masalah performa atau ketidakhadiran.

 

Meskipun keduanya sama-sama mengakhiri hubungan kerja, kondisi di balik proses tersebut tentunya berbeda.

 

Bisakah Karyawan Mengajukan Cuti Bukannya Resign?

Tentu saja bisa. Dalam situasi tertentu, karyawan lebih baik mengajukan cuti daripada resign. Ini terutama saat mereka sedang menghadapi masalah kesehatan, keluarga, atau pribadi.

 

Dengan mengambil cuti, Anda punya waktu untuk fokus menyelesaikan urusan tersebut. Anda juga diberi ruang untuk mempertimbangkan pilihan yang ada tanpa harus kehilangan status pekerjaan secara permanen.

 

Cukup kirimkan surat izin cuti ke HRD. Jika permohonan disetujui, Anda akan menerima konfirmasi persetujuan cuti.

 

Kapan Sebaiknya Saya Mengirim Surat Pengajuan Resign?

Waktu terbaik mengajukan pengunduran diri yaitu setelah Anda sudah yakin dengan keputusan tersebut dan siap mematuhi notice period. Selain itu, ada baiknya Anda mengatur waktu pengunduran diri agar tidak terlalu mengganggu operasional perusahaan, misalnya dengan menghindari masa sibuk atau proyek besar yang sedang berjalan.

 

Jika Anda mengajukan pengunduran diri setelah menerima SP, perusahaan mungkin akan memandangnya berbeda, dibandingkan dengan pengunduran diri yang direncanakan secara profesional.

Contoh surat resign

Contoh surat pengunduran diri

Lihat semua