Contoh Offering Letter
Kami telah menyiapkan contoh offering letter (surat penawaran kerja) untuk referensi Anda. Silakan sesuaikan isinya dengan gaya komunikasi perusahaan maupun skema kompensasi yang berlaku.
Apa Itu Offering Letter?
Offering letter atau surat penawaran kerja adalah dokumen resmi dari pemberi kerja untuk kandidat yang lolos seleksi. Dokumen ini memerinci jabatan, tanggal masuk kerja, hingga gaji dan paket benefit. Tujuannya agar kedua belah pihak punya pemahaman yang sama sebelum calon karyawan resmi bergabung.
Umumnya, surat ini dikirimkan sebagai tahap akhir setelah kandidat dinyatakan lulus dari seluruh rangkaian tes dan wawancara.
Offering letter yang terstruktur dapat menciptakan komunikasi yang transparan dan profesional. Beberapa manfaat utamanya yakni:
Surat penawaran kerja yang profesional biasanya mencakup: Anda dapat menyesuaikan contoh offering letter ini agar sejalan dengan kebijakan perusahaan serta aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Setelah offering letter dikirimkan, kandidat akan meninjau isinya dan memutuskan apakah akan menerima atau menolaknya. Jika setuju, kandidat biasanya akan menandatangani dan mengembalikan surat tersebut sebagai bentuk konfirmasi. Namun, jika menolak, kandidat sebaiknya memberikan jawaban melalui pesan atau surat balasan yang sopan dan profesional. Di sisi lain, bagi kandidat yang tidak lolos seleksi, perusahaan biasanya akan mengirimkan surat penolakan. Komunikasi resmi ini bertujuan untuk menginformasikan bahwa mereka belum terpilih untuk posisi tersebut, dan umumnya dikirimkan setelah seluruh rangkaian proses wawancara selesai. Contoh offering letterApa Pentingnya Mengirim Offering Letter?
Apa Saja Isi Surat Penawaran Kerja?
Apa yang Terjadi Setelah Surat Penawaran Kerja Dikirim?
