5 Jenis Tools WFH untuk Pekerja Remote, Ini Rekomendasinya!

Written by Bisera Apostolova
Oleh Bisera Apostolova, Editor

WFH atau kerja dari rumah adalah hal biasa di jaman modern. Bahkan, bekerja dari rumah sudah jadi rutinitas berbagai profesional di seluruh dunia. Tapi, mengatur waktu supaya tetap produktif saat kerja remote bisa jadi tantangan kalau kamu nggak pakai tools sesuai.

Supaya tetap produktif saat kerja remote, artikel ini bakal kasih beberapa tools WFH yang bisa bantu kamu. Alat kerja dari rumah dalam daftar ini dijamin bakal bikin pekerjaanmu lebih efisien, tentunya juga bantu kamu agar tetap punya kontrol penuh atas tugasmu.

Jadi, pastikan untuk baca artikel ini sampai habis, ya!

profesional yang bekerja wfh sedang menggunakan laptopnya

Foto oleh Vlada Karpovich di Pexels

Artikel Ini Mencakup:

Alat Manajemen Waktu saat WFH

Karena kerja remote berjalan di ruang milik sendiri, disiplin jadi fondasi agar semua berjalan lancar. Maka dari itu, memantau jam kerja adalah hal penting untuk menjaga produktivitas dan work-life balance.

Untuk memantau jam kerja, kamu bisa pakai WFH tracker. Tools WFH yang satu ini bisa membantu kamu mencatat waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan setiap tugas. Jadi, kamu bakal punya gambaran yang lebih jelas terkait produktivitas dan performamu sehari-hari.

Ketika mau pilih alat time tracking seperti itu, beberapa fitur yang perlu kamu pertimbangkan antara lain:

  • Pelacakan jam kerja otomatis dan akurat di berbagai perangkat, mulai dari komputer, smartphone, hingga tablet
  • Integrasi dengan software penagihan supaya proses administrasi jadi lebih simpel
  • Dasbor yang intuitif untuk analisis produktivitas
  • Pelacakan lokasi (geolokasi)
  • Offline tracking supaya tetap bisa melacak waktu meskipun nggak ada internet

Lumayan banyak, ya? Untungnya, sekarang sudah banyak solusi lengkap yang bisa menggabungkan semua fitur di atas jadi satu. Hasilnya, proses pelacakan waktu jadi jauh lebih mudah dan efektif.

Beberapa tools WFH untuk melacak waktu yang populer antara lain Jibble, ClickUp, atau Factorial. Tiga rekomendasi alat pelacak waktu yang juga berfungsi sebagai aplikasi absensi WFH ini juga menawarkan pengalaman intuitif. Aplikasinya bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu atau tim.

Mau eksplor lebih banyak lagi? Cek juga artikel kami tentang 5 Software Time Tracking Tim Remote Terbaik!

Alat Komunikasi untuk Pekerja Remote

Saat kerja di rumah, komunikasi yang efektif adalah hal paling penting untuk memastikan kolaborasi berjalan mulus. Maka dari itu, tools WFH macam Slack atau Microsoft Teams bisa jadi alat yang sangat membantu.

Kedua alat komunikasi populer itu memungkinkan kamu ngobrol real-time lewat chat, video call, maupun berbagi file. Semua bisa dilakukan di satu tempat.

Bukan cuma itu, alat itu juga bisa buat komunikasi jadi lebih lancar, kolaborasi berjalan mulus, dan tentunya memastikan semua percakapan dipusatkan di satu platform saja.

Nggak berhenti di situ, kamu juga bisa bikin channel khusus per proyek atau per divisi. Jadi, informasi terkait pekerjaan lebih tertata dan gampang dicari.

Di samping itu, fitur notifikasinya yang bisa dikustom juga bisa bantu kamu tetap update tanpa ketinggalan informasi penting. Hasilnya, semua komunikasi berjalan lancar dan tetap efisien.

Untuk maksimalkan produktivitas, kedua platform komunikasi ini biasanya menawarkan integrasi dengan software time tracking.

Project Management Tools untuk Kerja Remote

Kerja dari mana pun, manajemen proyek yang rapi adalah hal penting untuk memastikan tugas selesai tepat waktu. Tapi, saat kerja dari rumah, proses ini bisa terasa lebih menantang karena semuanya dilakukan secara digital.

Untungnya, sekarang ada tools macam Trello, Asana, atau monday.com. Ketiga alat yang cukup populer sebagai tools WFH ini bisa bantu kamu memantau progres proyek, menentukan prioritas dengan jelas, serta bagi tugas secara efisien.

Beberapa fitur dari ketiga alat tersebut antara lain visual board, pengingat otomatis, serta integrasi ke berbagai tools lain. Beberapa alat yang bisa diintegrasikan cukup beragam.

Untuk penjadwalan ada Google Calendar atau Outlook. Lalu, untuk komunikasi ada Slack atau Microsoft Teams. Sementara itu, untuk absensi atau melacak waktu kerja ada Jibble serta Clockify.

Bukan cuma itu, ketiga alat manajemen proyek itu juga bisa bantu kamu buat laporan lengkap, lihat timeline proyek dengan jelas, pantau performa tim, hingga kasih feedback secara instan.

Semua fiturnya itu bikin kerja jarak jauh jadi lebih terorganisir dan berjalan lancar.

Alat Penyimpanan Dokumen & Kolaborasi Saat WFH

Kalau kerja dari rumah, sharing dokumen dengan cepat dan aman jadi hal yang super krusial. Untuk ini, tools WFH yang bisa kamu pakai antara lain Google Drive atau Dropbox.

Kedua alat itu bisa bantu kamu menyimpan dan mengakses file dari perangkat apa pun. Bahkan, kamu bisa kerja bareng tim secara real-time.

Selain itu, kedua platform ini juga menjaga keamanan data serta mampu melakukan sinkronisasi otomatis untuk semua dokumen pentingmu.

Dengan alat itu, kamu bisa edit file bersamaan dengan rekan kerja. Kamu bisa lihat perubahan secara langsung. Atur siapa saja yang boleh akses atau edit dokumen. Bahkan, kamu bisa kembalikan file ke versi sebelumnya.

Hasilnya, kamu akan selalu punya akses ke informasi paling terbaru dengan cara teraman.

Software Management dan Development Tools saat WFH

Terakhir, tools WFH kali ini adalah alat wajib buat yang kerja remote di bidang software development, menangani tim teknis, atau mengelola proyek teknologi. Beberapa alat yang wajib ada di toolkit kamu antara lain Jira, GitHub, dan Azure.

Pertama, Jira adalah alat yang berguna untuk atur tugas teknis dengan rapi. Kamu bisa lacak dan mengatasi bug di sini. Di samping itu, kamu juga bisa optimalkan proses agile lewat sprint, Kanban, atau Scrum board.

Berikutnya adalah GitHub. Ini adalah senjata utama untuk kontrol versi yang aman. Kamu juga berkolaborasi secara efisien bareng tim yang tersebar di lokasi berbeda. Bukan cuma itu, code review-nya juga lebih terstruktur dan ini punya integrasi berkelanjutan (CI) yang bikin workflow makin lancar.

Terakhir, ada Azure yang mampu sediakan infrastruktur kuat untuk hosting aplikasi, kelola database yang bisa diskalakan, integrasikan CI/CD, serta otomatisasi berbagai proses di cloud. Semua ini tersedia dengan standar keamanan tinggi dan performa yang stabil.

Kalau digabung, ketiga tools ini bisa buat alur kerjamu jauh lebih optimal dan tentunya tingkatkan efisiensi. Hasilnya, kamu tetap bisa mempertahankan kualitas output pekerjaan meskipun bekerja full-remote di rumah.

Kesimpulan

Walaupun kedisiplinan sering kali jadi hal yang susah dipertahankan saat kerja remote, kamu tetap bisa jadi produktif ketika WFH asalkan pakai tools sesuai.

Maka dari itu, cari solusi yang terintegrasi untuk manajemen waktu, komunikasi, pengelolaan proyek, serta berbagai dokumen dengan aman adalah hal penting. Ini bukan cuma bantu kamu kerja lebih efisien, tapi juga untuk tingkatkan performa seluruh tim.

Untuk mewujudkan pengalaman kerja remote yang mulus, yuk coba eksplor berbagai pilihan yang sudah dibahas di artikel ini!