{"id":248562,"date":"2024-07-17T05:23:35","date_gmt":"2024-07-17T04:23:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jibble.io\/article\/track-remote-employees"},"modified":"2026-02-12T08:42:56","modified_gmt":"2026-02-12T08:42:56","slug":"memantau-karyawan-remote","status":"publish","type":"articles","link":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote","title":{"rendered":"Cara Memantau Karyawan Remote (Secara Beretika)"},"author":6,"template":"","meta":{"_acf_changed":false},"class_list":["post-248562","articles","type-articles","status-publish","hentry"],"acf":{"show_author_box":["1"],"author-description":"<span style=\"font-weight: 400;\">Hai, saya Asim Qureshi, CEO dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">co-founder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">of Jibble, sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> waktu dan kehadiran berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Saya punya pengalaman bertahun-tahun dalam membangun dan mengembangkan produk<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta memimpin tim di berbagai industri maupun pasar.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mendirikan Jibble, saya bekerja sebagai VP di Morgan Stanley selama enam tahun. Saya memiliki ketertarikan tinggi untuk membantu bisnis meningkatkan produktivitas dan kinerja melalui praktik manajemen karyawan yang cerdas.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memimpin tim <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sepenuhnya selama beberapa tahun, saya ingin membagikan wawasan tentang cara memantau karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara etis, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan kerja yang positif.<\/span>","article_hide_publish_date":false,"footer_ai_heading":"","footer_ai_fields":null,"footer_class":"","testimonials_slider_check":[],"testimonials_title":"","testimonial_list":null,"user_reviews_check":[],"user_reviews_title":"","user_reviews_list":null,"trial_check":[],"qa_component_show":["1"],"qa_component_title":"FAQ","qa_component_subtitle":"Beberapa pertanyaan yang sering diajukan\u2026","qa_component_questions":[{"qa_component_question":"Apakah mengambil screenshot pada perangkat karyawan remote legal?","qa_component_answer":"<span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, tidak ada UU yang secara spesifik mengatur pengambilan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">screenshot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada perangkat karyawan. Namun, praktik ini tetap tunduk pada <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/229798\/uu-no-27-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UU PDP No. 27\/2022<\/a>.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, s<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">creenshot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya boleh dilakukan jika ada dasar hukum yang sah (Pasal 16), seperti persetujuan eksplisit, dan perusahaan wajib menjelaskan secara transparan apa yang dipantau dan untuk tujuan apa (Pasal 20).<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, ini boleh dilakukan asal transparan, proporsional, dan disetujui karyawan.<\/span>","anchor":"legalitas-mengambil-screenshot-karyawan-remote"},{"qa_component_question":"Bagaimana cara melacak lokasi karyawan remote?","qa_component_answer":"<span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilacak menggunakan <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/aplikasi-absensi-dengan-gps\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi absensi dengan GPS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang memungkinkan karyawan untuk mencatat jam masuk dan keluar dari lokasi tertentu.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ini membantu memastikan karyawan bekerja dari area yang ditentukan sesuai kebutuhan.<\/span>","anchor":"lacak-lokasi-karyawan-remote"},{"qa_component_question":"Apakah ada software monitoring karyawan remote GRATIS?","qa_component_answer":"<span style=\"font-weight: 400;\">Jibble menawarkan serangkaian fitur komprehensif untuk melacak waktu, kehadiran, lokasi, dan aktivitas layar karyawan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Alat ini memprioritaskan penyesuaian untuk menyeimbangkan pemantauan dengan penghormatan terhadap privasi karyawan, menjadikannya pilihan ideal untuk <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/sistem-manajemen-tim-kerja-jarak-jauh\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem Manajemen Tim Kerja Jarak Jauh<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Bagian terbaiknya adalah bahwa ini <strong>100% GRATIS untuk pengguna tanpa batas<\/strong>.<\/span>","anchor":"software-monitoring-karyawan-remote-gratis"}],"general-content":"<h2><b>Tantangan Mengelola Tenaga Kerja Remote<\/b><\/h2>\r\n<div class=\"flex flex-grow flex-col max-w-full\">\r\n<div class=\"min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 juice:w-full juice:items-end overflow-x-auto gap-2\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"1a30256b-4a38-43f3-a1eb-7ab127bec6ac\">\r\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 juice:empty:hidden juice:first:pt-[3px]\">\r\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Cara kita bekerja sudah banyak berubah. Sekarang, kantor bisa berlokasi di ruang tamu, di meja kafe, atau bahkan di pantai (iya, ada juga yang kerja sambil dengar ombak!).<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sistem kerja seperti ini makin populer dari tahun ke tahun dan sepertinya akan tetap ada untuk waktu yang lama.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memang punya banyak keuntungan, tidak perlu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">commute<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak ada<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> dress code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan fleksibilitas yang lebih baik untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ini masih banyak tantangannya. Tantangan paling besar adalah menjaga visibilitas dan pengawasan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jika tidak dikelola dengan baik, kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa membuat pengawasan jadi longgar, membuka peluang penyalahgunaan kepercayaan, dan akhirnya merugikan perusahaan dari sisi waktu, biaya, maupun sumber daya.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana cara memastikan karyawan tetap bekerja dengan efektif tanpa terasa mengontrol berlebihan? Apakah mungkin untuk memantau aktivitas kerja karyawan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> remote <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan cara yang etis dan tetap menghormati mereka?<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya sangat mungkin. Itulah yang akan kita bahas dalam artikel ini.<\/span>\r\n\r\n[caption id=\"attachment_301255\" align=\"aligncenter\" width=\"1920\"]<img class=\"wp-image-301255 size-full\" src=\"https:\/\/www.jibble.io\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/thought-catalog-Nv-vx3kUR2A-unsplash-1.jpg\" alt=\"Wanita bekerja remote sambil duduk bersandar di sofanya\" width=\"1920\" height=\"1280\" \/> Foto dari Thought Catalog di Unsplash[\/caption]\r\n<h2><b>Apakah Pemantauan Karyawan Remote Sepenting Itu?<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Mengelola tim <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memang tidak selalu mudah, apalagi bagi manajer.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tidak bisa melihat karyawan secara langsung, bagaimana bisa memastikan pekerjaan benar-benar berjalan, tugas selesai tepat waktu, dan produktivitas tetap konsisten?<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah pemantauan karyawan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa membantu. Pemantauan tidak hanya memberi gambaran tentang kebiasaan kerja dan manajemen waktu. Tetapi ini juga membantu memahami progres proyek.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tidak wajib dilakukan, pemantauan bisa memberikan banyak manfaat untuk tim, seperti:<\/span>\r\n<ul>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memastikan Akuntabilitas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> - <\/span><\/span>Tanpa interaksi tatap muka, menilai apakah karyawan benar-benar bekerja sesuai ekspektasi jadi hal sulit. Alat <i>monitoring <\/i>membantu memverifikasi penyelesaian tugas dan <i>deadline<\/i>. Hasilnya, akuntabilitas tetap terjaga meski bekerja <i>remote<\/i>.<\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mengelola Beban Kerja<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> - <\/span><\/span>Dengan memahami aktivitas dan progres masing-masing karyawan, Anda bisa mendistribusikan tugas lebih merata, mencegah <i>burnout<\/i>, dan memastikan beban kerja tidak timpang.<\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mendukung Peninjauan Kinerja<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> - Data pemantauan atau<i> monitoring<\/i> membuat penilaian kinerja jadi lebih objektif. Anda memiliki dasar untuk memberi <i>f<\/i>e<i>edback<\/i> konstruktif atau mengapresiasi pencapaian karyawan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Manajemen Proyek<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> - Alat <a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/time-tracking-karyawan-remote\"><i>time tracking<\/i><\/a> membantu pemantauan progres proyek, <i>milestone<\/i>, dan <i>timeline<\/i>. Ini mempermudah penyesuaian jadwal dan memastikan proyek tetap sesuai target.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Keamanan Siber<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> - <\/span><\/span><i>Software tracking<\/i> juga bisa memantau dokumen terakses, aplikasi terpasang, dan situs yang dikunjungi. Hal ini membantu melindungi bisnis dari ancaman siber dan potensi kebocoran data.<\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memastikan Legalitas dan Kepatuhan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> - Catatan jam kerja dan penyelesaian tugas yang akurat bisa membantu memenuhi persyaratan regulasi serta melindungi perusahaan dari perselisihan di kemudian hari.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penting untuk diingat bahwa pemantauan punya risikonya tersendiri. Karyawan bisa merasa diawasi secara berlebihan. Hal ini bisa memengaruhi rasa percaya dan kepuasan kerja. Pemantauan terlalu ketat justru bisa menciptakan suasana kerja yang tidak sehat.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, kuncinya adalah menemukan keseimbangan, melakukan pemantauan secukupnya untuk mendukung produktivitas tanpa melanggar privasi dan rasa percaya karyawan.<\/span>\r\n<h2 id=\"legaltotrack\"><b>Apakah Memantau Karyawan Remote Legal Secara Hukum?<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, belum ada undang-undang yang secara spesifik mengatur kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pemantauannya. Hal ini berarti status hukum langsung dari praktik pemantauan karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masih abu-abu dan bergantung pada aturan umum yang sudah ada.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa peraturan ketenagakerjaan masih relevan dan dapat dijadikan acuan dalam hubungan kerja, termasuk untuk karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/43013\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>UU No. 13\/2003 tentang Ketenagakerjaan<\/b><\/a><b>: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi dasar hukum hubungan kerja antara pekerja dan pengusaha, meskipun tidak secara khusus menyebut \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote working<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/246523\/uu-no-6-tahun-2023\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>UU No. 6\/2023 (Penetapan Perppu Cipta Kerja)<\/b><\/a><b>: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menyempurnakan UU Cipta Kerja yang mendukung fleksibilitas hubungan kerja dan memastikan hak-hak pekerja tetap dilindungi meski bekerja secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote.<\/span><\/i><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/161904\/pp-no-35-tahun-2021\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>PP No. 35\/2021<\/b><\/a><b>: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Berlaku khusus untuk pegawai pemerintahan, tetapi prinsip-prinsipnya terkait perjanjian kerja sering dijadikan referensi dalam praktik kerja fleksibel di sektor swasta.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada intinya, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, perusahaan dan karyawan wajib menetapkan perjanjian kerja secara jelas, termasuk jika ada pemantauan aktivitas kerja, agar tidak keluar dari ruang hukum ketenagakerjaan yang berlaku.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, pemantauan karyawan di Indonesia juga berkaitan dengan perlindungan data pribadi yang diatur dalam <\/span><a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/229798\/uu-no-27-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">UU No. 27\/2022<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang tersebut merupakan regulasi utama yang mengatur pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data pribadi, termasuk data karyawan di Indonesia. Beberapa hal penting dari UU PDP antara lain:<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data pribadi hanya boleh diproses jika ada dasar hukum yang jelas (mis. persetujuan eksplisit, pelaksanaan kontrak, atau kepentingan sah), termasuk ketika memantau aktivitas kerja digital.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karyawan memiliki hak atas privasi dan kontrol terhadap data mereka.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan wajib menerapkan kebijakan perlindungan data yang aman, transparan, dan sesuai regulasi.\u00a0<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun Indonesia belum punya aturan yang mengatur pemantauan karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara spesifik, dari UU Ketenagakerjaan dan PDP bisa disimpulkan bahwa transparansi dan persetujuan adalah kunci. Lalu, ini harus dilakukan dalam batasan wajar dan proporsional, serta disimpan sesuai kebijakan perlindungan data.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, agar pemantauan karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia tidak menimbulkan risiko hukum, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan perusahaan:<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat perjanjian kerja\/kontrak yang jelas tentang pelacakan.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Susun dan sosialisasikan kebijakan privasi data sesuai UU PDP.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mintalah persetujuan eksplisit dari karyawan sebelum memantau data pribadi.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan pelacakan tetap proporsional dan relevan dengan kebutuhan bisnis.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kepastian yang akurat, pertimbangkan berkonsultasi dengan profesional hukum.<\/span>\r\n<h2 id=\"notifytracking\"><b>Haruskah Karyawan Remote Diberitahu Jika Mereka Dipantau?<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ya, harus. Di Indonesia, pemantauan aktivitas kerja karyawan dengan alat seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/software-monitoring-karyawan-untuk-windows\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">software monitoring<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">wajib diberitahukan karena termasuk pemrosesan data pribadi yang diatur dalam <\/span><a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/229798\/uu-no-27-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">UU No. 27\/2022<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa poin penting dari UU PDP yang berkaitan dengan hal tersebut, yakni:<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pasal 16:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Data pribadi hanya boleh diproses jika ada dasar hukum yang jelas, seperti persetujuan eksplisit, pelaksanaan kontrak, atau kepentingan sah.<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pasal 20 ayat (2) huruf a:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Pengendali data pribadi (perusahaan) wajib menjelaskan tujuan dan jenis data yang diproses sebelum meminta persetujuan pemilik data (karyawan).<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pasal 5\u201313:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Subjek data pribadi (karyawan) punya hak atas privasi, akses, kontrol, dan hak untuk menarik kembali persetujuan.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada intinya, perusahaan tidak boleh memantau karyawan secara diam-diam. Karyawan harus tahu apa yang dipantau, untuk tujuan apa, dan memberikan persetujuan secara jelas.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lengkap dan akuratnya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan pengacara.<\/span>\r\n<h2 id=\"whatcanyoutrack\"><b>Apa yang Diizinkan Perusahaan untuk Dipantau dalam Pengaturan Remote?<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, perusahaan boleh memantau dan menyimpan data tertentu selama relevan dengan pekerjaan dan mematuhi <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/229798\/uu-no-27-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UU PDP No. 27\/2022<\/a>, terutama Pasal 16 (dasar hukum pemrosesan) dan Pasal 20 (kewajiban transparansi).<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Data yang umumnya boleh dipantau dengan persetujuan karyawan, antara lain:<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pergerakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">keyboard<\/span><\/i><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas internet, seperti situs web yang dikunjungi<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas layar<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu yang dihabiskan untuk tugas atau aplikasi tertentu<\/span><\/li>\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelacakan GPS untuk verifikasi lokasi, terutama jika pekerjaan melibatkan perjalanan atau tugas di luar lokasi<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada intinya, perusahaan boleh memantau aktivitas kerja, tapi harus transparan, meminta persetujuan, dan menjaga privasi sesuai UU PDP.<\/span>\r\n<h2 id=\"waystotrack\"><b>Cara Memantau Karyawan Remote<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak cara untuk memantau karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda bisa melacak jam kerja, meminta mereka mencatat lokasi saat mulai bekerja, meminta laporan progres secara rutin, atau menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software monitoring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, jadi penting untuk memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan tim Anda.<\/span>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pelaporan Mandiri Karyawan<\/b>: <span style=\"font-weight: 400;\">Pada metode ini, karyawan memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">rutin tentang progres dan pencapaian mereka. Bisa berupa laporan harian atau mingguan berisi apa yang sudah dikerjakan, hambatan yang dihadapi, dan rencana selanjutnya. Laporannya bisa dikirim lewat dokumen bersama atau platform<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> chat <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">internal. Metode ini membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab, tetapi tetap bergantung pada kejujuran dan detail yang diberikan karyawan. Terkadang ini juga tidak memberi gambaran penuh soal produktivitas.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pengecekan dan Rapat Rutin<\/b>: <span style=\"font-weight: 400;\">Pengecekan terjadwal, baik satu-satu maupun dalam rapat tim, membantu Anda <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">keep up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan progres kerja. Anda bisa menggunakan sesi ini untuk membahas progres, mengatasi kendala, memberikan arahan, dan meninjau tugas yang sudah selesai. Metode ini efektif untuk komunikasi dan koordinasi, terutama untuk tim yang membutuhkan arahan lebih sering.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Software Time Tracking:<\/i><\/b> <a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Software time tracking<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">membantu mencatat waktu yang dihabiskan karyawan pada setiap tugas atau proyek. Karyawan cukup menekan mulai dan stop saat mengerjakan sesuatu, lalu sistem akan mengumpulkan datanya. Hasil pemantauan ini berguna untuk melihat efisiensi kerja, memantau beban kerja, serta memastikan tugas diselesaikan sesuai kebutuhan.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<ul id=\"anchors\">\r\n \t<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b><i>Software Monitoring<\/i><\/b><b> Karyawan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pendekatan yang lebih menyeluruh, beberapa perusahaan menggunakan <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/software-manajemen-karyawan-remote\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">manajemen<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">karyawan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> remote<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Alat ini memberikan wawasan detail tentang pola kerja, seperti penggunaan komputer, situs yang diakses, atau waktu terpakai untuk aplikasi tertentu. Beberapa juga menawarkan fitur tambahan seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/monitoring-screenshot-karyawan\"><span style=\"font-weight: 400;\">monitoring <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">screenshot<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><a href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/pelacakan-gps-karyawan\"><span style=\"font-weight: 400;\">pelacakan GPS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, log aktivitas, hingga pencatatan pergerakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">keyboard<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Metode ini sangat membantu untuk memantau produktivitas dan menjaga keamanan informasi perusahaan, selama digunakan secara transparan dan tetap menghormati privasi karyawan.<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<h2 id=\"howtotrackethically\"><b>Cara Memantau Karyawan Remote (Secara Beretika)<\/b><\/h2>\r\n<h3><b>1. Tentukan apa yang ingin dilacak dan alasannya.<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sering kali perusahaan tergoda untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data dari karyawan tanpa mempertimbangkan apakah data tersebut benar-benar dibutuhkan.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, pengumpulan data yang berlebihan justru bisa menimbulkan masalah privasi dan kerumitan yang tidak perlu.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, mulailah dengan menjelaskan tujuan Anda. Tanyakan pada diri sendiri: aspek mana dari pekerjaan karyawan yang perlu dipantau dan untuk apa?\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, apakah Anda benar-benar perlu melacak lokasi? Jika pekerjaan karyawan menuntut mereka berada di lokasi tertentu, seperti kunjungan klien atau tugas lapangan, maka pelacakan GPS bisa relevan dan dapat dibenarkan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika tim bekerja dari rumah dan lokasi tidak memengaruhi pekerjaan mereka, pelacakan GPS justru bisa terasa mengganggu. Dalam situasi ini, lebih baik fokus pada metrik yang memang berkaitan dengan kinerja, seperti penyelesaian tugas, progres proyek, atau manajemen waktu.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, Jibble memiliki fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">monitoring screenshot,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tetapi kami sendiri tidak menggunakannya untuk memantau tim. Kami lebih mengutamakan kualitas hasil kerja dan waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan tugas.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan ini mempermudah penilaian produktivitas dan memastikan staf per jam dibayar dengan lebih akurat. Sistemnya mirip seperti pengacara yang membebankan biaya berdasarkan waktu yang mereka gunakan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, pertimbangkan juga dampak dari data yang dikumpulkan. Pemantauan karyawan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus dilakukan secara tepat sasaran dan tetap menghormati privasi karyawan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Data apa pun yang dikumpulkan harus memiliki tujuan yang jelas dan benar-benar selaras dengan kebutuhan bisnis Anda.<\/span>\r\n\r\n<\/div>\r\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\r\n<h3><b>2. <\/b><b>Beri tahu karyawan bahwa mereka sedang dipantau<\/b><b><\/b><strong>.<\/strong><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Transparansi adalah kunci. Di Indonesia, praktik pelacakan karyawan harus disampaikan secara jelas karena termasuk dalam pemrosesan data pribadi. Artinya, Anda perlu menjelaskan apa yang dilacak, bagaimana data digunakan, dan untuk tujuan apa.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Selain memenuhi prinsip transparansi, memberi tahu karyawan juga membantu proses pemantauan terasa lebih wajar dan tidak seperti \u201cmengawasi diam-diam\u201d.\u201d Anda tidak sedang melakukan hal ilegal, jadi tidak ada alasan untuk menyembunyikannya sejak awal.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan karyawan akan menghargai keterbukaan ini. Mereka dapat memahami bahwa pemantauan dilakukan untuk menjaga pekerjaan tetap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">on track<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, memastikan proyek selesai tepat waktu, dan menjaga akurasi data kerja.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada yang merasa tidak nyaman atau punya kekhawatiran tertentu, bahas secara terbuka dan cari solusi untuk tetap menghormati privasi mereka tanpa mengorbankan kebutuhan bisnis.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, tujuannya adalah membangun kepercayaan dalam tim. Bersikap transparan tentang metode pemantauan adalah langkah penting untuk mencapainya.<\/span>\r\n<h3><b>3. Pilih software monitoring yang menjaga privasi.<\/b><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software monitoring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karyawan di luar sana, jadi Anda perlu berhati-hati saat memilihnya.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software monitoring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibuat dengan standar privasi yang sama. Mulailah dengan meninjau kebijakan privasi mereka untuk memastikan bahwa informasi mengenai bagaimana data karyawan dikumpulkan, digunakan, dan dilindungi dijelaskan dengan jelas.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan privasi yang baik biasanya mencakup jenis data yang dikumpulkan, siapa yang memiliki akses, bagaimana data disimpan, dan berapa lama data disimpan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Carilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang transparan dan memberikan jaminan kuat terkait perlindungan data dan privasi.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Penting juga untuk diingat bahwa pemantauan yang efektif tidak berarti melacak setiap aktivitas karyawan secara detail.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbaik biasanya menawarkan fitur yang dapat disesuaikan. Jadi, Anda bisa mengatur tingkat pemantauan sesuai kebutuhan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">time tracking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">monitoring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karyawan seperti Jibble memberikan fleksibilitas untuk mengatur parameter pelacakan. Jadi, Anda bisa fokus pada indikator kinerja utama tanpa mengambil data yang tidak perlu atau terlalu invasif.<\/span>\r\n<h3><b>4. <\/b><b>Pastikan ada perlindungan untuk mencegah penyalahgunaan<\/b><b><\/b><strong>.<\/strong><\/h3>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Saat memantau karyawan jarak jauh, penting untuk menetapkan perlindungan yang jelas agar alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tracking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak disalahgunakan. Meskipun wajar jika data bisa membuka peluang penggunaan baru, Anda tetap harus berhati-hati tentang bagaimana dan kapan perlu melakukan pemantauan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pemantauan tidak boleh melewati jam kerja atau masuk ke ranah pribadi. Misalnya, saat cuti tahunan atau di luar jam kerja, hal tersebut dapat dianggap melanggar privasi.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga perlu memastikan data yang dikumpulkan dikelola dengan hati-hati. Ini berarti menyimpan data secara aman dan mengikuti standar atau persyaratan hukum yang relevan untuk industri Anda.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, data terenkripsi sebaiknya disimpan dalam sistem terpusat yang aman, dengan akses terbatas hanya untuk pihak yang memang membutuhkannya, seperti karyawan terkait dan manajer langsungnya.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai praktik terbaik, data juga tidak boleh disimpan lebih lama dari yang diperlukan, biasanya hingga tiga tahun, tergantung kebutuhan bisnis dan regulasi yang berlaku.<\/span>\r\n<h2><b>Menjaga Keseimbangan dalam Pemantauan Karyawan Remote<\/b><\/h2>\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah menjadi bagian dari cara kita bekerja, dan sepertinya akan terus bertahan. Karena itu, manajer dan perusahaan perlu menemukan keseimbangan antara memantau karyawan dan tetap menghormati privasi mereka. Tidak selalu mudah, tetapi sangat mungkin dilakukan.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Pemantauan yang baik penting untuk mengawasi kinerja, menjaga keamanan, dan mencapai tujuan bisnis. Namun, semuanya harus dilakukan secara bijak dan etis. Intinya adalah menerapkan praktik yang tetap menghormati ruang pribadi karyawan tanpa mengorbankan kebutuhan bisnis.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menetapkan pedoman yang jelas tentang apa yang dilacak dan alasannya, serta mengomunikasikan semuanya secara transparan kepada tim, Anda dapat menjaga keseimbangan tersebut.\u00a0<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, lingkungan kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih sehat, penuh kepercayaan, dan tetap produktif.<\/span>\r\n\r\n<span style=\"font-weight: 400;\">Semoga sukses!<\/span>\r\n\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<\/div>","show_updated_date_in_content":false,"user_feedback_question":"Apakah Anda menemukan informasi yang dicari?","user_feedback_thank_you_text":"Terima kasih atas masukan Anda!","show_general_feedback_form_on_page":true,"page_show_freelance_popup":false,"hide-h3":["1"]},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.8 (Yoast SEO v26.8) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jibble\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-12T08:42:56+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote\",\"url\":\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote\",\"name\":\"Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-17T04:23:35+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-12T08:42:56+00:00\",\"description\":\"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote\"]}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.jibble.io\/\",\"name\":\"Jibble\",\"description\":\"Meet the new standard in time tracking software\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.jibble.io\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#organization\",\"name\":\"Jibble\",\"url\":\"https:\/\/www.jibble.io\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.jibble.io\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Original-copy-923x1024.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.jibble.io\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Original-copy-923x1024.png\",\"width\":\"923\",\"height\":\"1024\",\"caption\":\"Jibble\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jibble.io\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/jibble\/\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya","description":"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya","og_description":"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.","og_url":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote","og_site_name":"Jibble","article_modified_time":"2026-02-12T08:42:56+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote","url":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote","name":"Bagaimana Cara Memantau Karyawan Remote? Tips - Hukumnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#website"},"datePublished":"2024-07-17T04:23:35+00:00","dateModified":"2026-02-12T08:42:56+00:00","description":"Lihat berbagai cara memantau karyawan remote, apakah ini legal secara hukum, dan tips melakukannya secara etis.","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.jibble.io\/id\/artikel\/memantau-karyawan-remote"]}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#website","url":"https:\/\/www.jibble.io\/","name":"Jibble","description":"Meet the new standard in time tracking software","publisher":{"@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.jibble.io\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#organization","name":"Jibble","url":"https:\/\/www.jibble.io\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.jibble.io\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Original-copy-923x1024.png","contentUrl":"https:\/\/www.jibble.io\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Original-copy-923x1024.png","width":"923","height":"1024","caption":"Jibble"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jibble.io\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/company\/jibble\/"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/articles\/248562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/articles"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/articles"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/articles\/248562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":381425,"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/articles\/248562\/revisions\/381425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jibble.io\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=248562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}